Jakarta: Menpora Imam Nahrawi didampingi Staf Khusus Olahraga Taufik Hidayat, Asdep Peningkatan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Marheni Dyah Kusumawati dan Sesdep Bidang Pembudayaan Olahraga Bambang Laksono hari Kamis (27/4) siang menerima kunjungan Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli yang hadir bersama Kadispora Jambi Wahyudin dan Kabag Penghubung Jambi di Jakarta Amidy di ruang kerjanya lantai 10 Kantor Kemenpora Senayan, Jakarta.
Kepada Menpora, Zumi bermaksud untuk meningkatkan prestasi olahraga di provinsi yang dipimpinnya dengan dibangunnya sport center. "Antusias olahraga di Jambi khususnya anak mudanya sangat luar biasa, di PON kami fokus di cabang dayung karena kami memiliki daerah pesisir di dua kabupaten dan banyak bakat lahir dari sana," ujarnya.
Pihaknya mengajukan dukungan kepada Kemenpora agar dapat dibangun sebuah sport center. "Kami telah memiliki lahan untuk sport center pak seluas 100 ha di Kabupaten Muara Jambi dan dapat dikembangkan hingga 500 ha tetapi kami juga telah menganggarkan dari APBD kami," tambahnya.
Menpora menyampaikan, Kemenpora berkewajiban mendorong setiap kabupaten/kota untuk memiliki olahraga unggulan yang prioritas. "Mungkin dayung salah satunya untuk jangka panjang nantinya dapat disesuaikan memang GOR dan Stadion mutlak dimiliki sebagai pemenuhan olahraga unggulan di provinsi atau kabupaten/kota," ucap Menpora.
"Dengan anggaran APBN yang sangat terbatas kami saat ini sedang fokus ke persiapan Asian Games 2018, yang paling mungkin adalah dengan BUMN sesuai keputusan Rapat Terbatas dengan Presiden, silakan dengan berkirim surat ke Presiden tentang sport center, stadion dan sebagainya tetapi harus direncanakan menjadi yang terbaik dan skala internasional, kalau yang seperti revitalisasi lapangan desa bisa melalui kami," urai Menpora menambahkan.
Usai menerima kunjungan Gubernur Jambi di tempat yang sama Menpora juga menerima kunjungan silaturahmi Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba yang juga hadir bersama Kadispora Halsel Nur Kamarulloh dan Kabag Humas Mujiburahman. Bupati Kasuba memastikan kepada Menpora bahwa Halmahera benar menjadi tuan rumah Liga Santri Nasional.
"Kami memastikan bahwa Halmahera benar menjadi tuan rumah Liga Santri dan kami siap juga Gowes Pesona Nusantara juga kami siap di samping kami mohon untuk revitalisasi GOR kami," ucap Bahrain.
Menpora mengucapkan pihaknya sebenarnya ingin berbuat banyak dan memberikan yang terbaik tetapi tidak sebanding dengan anggaran yang kami miliki. "Dana insfrastruktur yang kami miliki tidak lebih dari Rp 200 miliar yang harus di sebar ke seluruh Indonesia, Rp 150 miliarnya untuk revitalisasi lapangan desa, tetapi 2018 akan di cover oleh dana desa sehingga nanti bisa untuk space stadion dan GOR," ucap Menpora. (ben)